08 November 2007

tes kemampuan bahasa jepang internasional tahun 2007

pernah dengar JLPT / nouryokushiken?

Nihongo Nouryoku Shiken atau Japanese Language Procifiency Test adalah Ujian Kemampuan Bahasa Jepang yang berstandar international untuk semua orang berbahasa asing / yang bahasa aslinya bukan bahasa Jepang (native language / bahasa ibu non jepang). Kata nihongo nouryokushiken berasal dari kata, nihongo : bahasa jepang, nouryoku : kemampuan, dan shiken : ujian / tes.

Nouryokushiken / JLPT diselenggarakan tiap tahun, serentak di seluruh dunia, pada hari minggu pertama bulan desember. Penyelenggara JLPT untuk wilayah Jepang adalah Japan Educational Exchanges and Service / JEES (http://www.jees.or.jp/jlpt/en/jlpt_guide.html), sedangkan untuk wilayah luar Jepang diselenggarakan oleh Kokusai Kouryuukikin / Japan Foundation / JF(http://momo.jpf.go.jp/jlpt/home.html).


Tahun ini, JLPT akan diadakan pada hari Minggu, tanggal 2 Desember 2007. Walaupun begitu, pendaftarannya selalu dilakukan pada pertengahan tahun.

Untuk wilayah Jepang, pendaftaran Nihongo Nouryoku Shiken sudah dibuka mulai tanggal 2 Juli 2007 dan telah ditutup pada tanggal 11 September 2007. Formulir pendaftaran untuk dapat dibeli di toko-toko buku terkemuka, atau juga dapat dipesan lewat internet (saya biasanya pesan lewat bonjinsha, daripada repot^_^ kan udah dianter sampai apartemen), Biaya formulir dan pendaftaran untuk daerah Jepang adalah 5.500 yen, dan bisa dibayar melalui kantor pos terdekat.

Untuk wilayah Indonesia, pendaftaran akan dibuka dari sekitar tanggal 21 Agustus 2007 dan ditutup 21 September 2007. Nouryokushiken di Indonesia akan dilaksanakan di 7 (tujuh) kota, yaitu Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Medan dan Padang pada hari Minggu, tanggal 2 Desember 2007.

Formulir pendaftaran tahun ini dapat diambil melalui panitia ujian lokal untuk masing-masing daerah, yaitu :
1. Jakarta, Persada (Tel. 021-8647373)
2. Bandung, Univ. Padjadjaran (Tel. 022-7796388)
3. Yogyakarta, Univ. Gadjah Mada (Tel. 0274-7477304)
4. Surabaya, Univ. Negeri Surabaya (Tel. 031-7532809)
5. Denpasar, Univ. Udayana (Tel. 0819-16139889)
6. Medan, Univ. Sumatera Utara (Tel. 061-8223531)
7. Padang, Univ. Bung Hatta (Tel. 0751-444660)

Untuk ujian di Jakarta, pendaftaran ujian akan dilaksanakan di 2 tempat, yaitu :
1. Kampus Univ. Darma Persada, Jl. Radin Inten II (Terusan Casablanca), Pondok Kelapa, Jakarta Timur.
2. Kantor The Japan Foundation, Jakarta, Summitmas I Lt. 3, Jl. Jend. Sudirman Kav. 61-62, Jakarta Selatan.

Biaya yang harus dibayarkan adalah:
Level 1 dan 2 = Rp 60,000.-
Level 3 dan 4 = Rp 40,000.-
Biaya ini belum termasuk biaya formulir sebesar Rp 10,000.-

Lalu, sebenarnya apa saja yang diujikan dalam Nihongo Nouryoku Shiken?

Materi untuk Nouryokushiken dibagi menjadi tiga bagian, yaitu Moji - Goi (menulis dan kosakata), Choukai (pendengaran), dan Dokkai-Bunpou (Bacaan dan Pola Kalimat). Semua soal ditulis menggunakan hiragana, katakana dan kanji yang disesuaikan dengan level masing-masing.

Untuk level kemampuan bahasa jepang di Nouryokushiken dibagi menjadi 4 tingkat, yaitu:

- Level 1 : Menguasai sekitar 2.000 kanji dan hafal, serta mengerti penggunaan 10.000 kata dalam bahasa jepang, dapat memahami percakapan yang kompleks, membuat tulisan dan membaca berita dengan fasih dalam kehidupan sehari-hari. Diperuntukan bagi mereka yang telah mempelajari bahasa Jepang selama kurang lebih 900 jam efektif. Level 1 / 1 kyuu merupakan level paling tinggi di nouryokushiken. Soal-soalnya sangat rumit, bahkan orang jepang sekalipun masih harus berpikir untuk dapat menjawabnya dengan benar. Orang Indonesia yang berhasil lulus 1 kyuu merupakan manusia langka yang harus lestarikan ^_^. Sertifikat 1 kyuu cuma berlaku satu tahun, sehingga harus tiap tahun diperbarui dengan cara mengikuti ujian setiap tahun.

- Level 2 : Menguasai sekitar 1.000 kanji dan 6.000 kata-kata, dapat memahami percakapan, membuat cerita, membaca berita dengan baik dalam kehidupan sehari-hari. Level ini biasa dicapai oleh mereka yang telah mempelajari bahasa Jepang selama 600 jam. 2 kyuu merupakan standar minimal bagi mereka yang ingin belajar di universitas di jepang. 2 kyuu ini juga cukup susah dicapai lho. Belum tentu lulus S1 Bahasa Jepang bisa lulus level 2 +o+ Kanjinya susah bener... Tapi bukannya ga mungkin... \(^_^)/

- Level 3 : Menguasai sekitar 300 kanji dan 1.500 kata, bisa memahami percakapan (kaiwa) standar dalam kehidupan sehari-hari, memahami kosakata dan pola kalimat standar. 3 kyuu biasa dicapai oleh mereka yang telah mempelajari bahasa Jepang selama 300 jam. Setara dengan pendidikan satu tahun di Fujiyama Gakkoo (http://www.fujiyamagakkoo.com) Promosi nih.... hehehe...

- Level 4 : Menguasai sekitar 100 kanji dan 800 kata dalam bahasa jepang, bisa memahami percakapan (kaiwa) standar dalam kehidupan sehari-hari, memahami kosakata standar. 4 kyuu / level 4 merupakan level dasar dan diperuntukan bagi mereka yang telah mempelajari bahasa Jepang selama 150 jam.

Walaupun cuma ada 4 level, tapi untuk naik ke level di atasnya tidak sama tingkat kesulitannya. Biasanya siswa yang sudah lulus level 4 akan mudah mencapai level 3. Namun yang telah mencapai level 3 akan butuh berjuang mati-matian untuk bisa sampai ke level 2. Begitu pula yang telah level 2, tidak mudah untuk naik ke level 1.

Walaupun susah, bukannya tidak mungkin.... buktinya saya.... level dua.... nyoba sekali.... ga lulus hehehe....

Tapi apa salahnya mengukur kemampuan. Biayanya juga murah lagi, apalagi jika dibandingkan ma TOEFL yang setara dengan Nouryokushiken.

Tahun ini coba mulai ikutan ya... Telat daftar? Persiapin diri buat tahun depan ya.

Untuk contoh soal, googgling aja, ada banyak kok. Salah satu situs favorit saya adalah http://jlpt.info. Khusus untuk level 4, ada test online di http://momo.jpf.go.jp. Coba yuk! Uketemimasho! \(^_^)/

all the best,

yohan, tadotsu - japan

これは おもしろいと おもいますか? klik di sini untuk berlangganan gratis via e-mail. isi formulir, kemudian aktifkan registrasi via link konfirmasi yang terkirim ke inbox e-mail anda.

3 komentar:

Fiksi Non Fiksi Wanda mengatakan...

Boleh nanya ga?
Saya belajar Bahasa Jepang dari tante (istri om) lama di Jepang. Kayak privat, tapi gratisan ^-^. Lumayan sih, belajarnya pake buku-buku dan CD. Sekarang saya lagi ngapalin kanji berdasarkan bushu-nya, biar gampang. Banyak banget, sih!
Tapi saya pengen juga ngukur kemampuan, ikutan tes level 4. Apa boleh saya ikutan sementara ga ada bukti tertulis kaya sertifikat yang menunjukkan saya pernah belajar? Soalnya syarat "belajar bahasa Jepang 150 jam" bikin keki ^-^. Domo eh arigatoo gozaimasu (biar lebih formal gitu).

yohan mengatakan...

boleh kok. standar waktu itu cuma buat kira2 aja. kan ga ada persyaratan harus punya sertifikat lulus dari suatu lembaga pendidikan tertentu. yang jelas udah belajar bahasa jepang dan siap diujikan standar internasional.... ganbarimashou ne :D gampang kok.

nabirasaburina mengatakan...

watashimo nihongo nouryoku shiken uketemitai! 7 nen mae, nihonni itta kotoga arimashita. Syougakkou 1 nensei kara 5 nensei made dakedo, 2 kyuu niwa goukaku dekirukana..? Cinamini ima watashiwa 18 sai desu. Ima koukou o sotsugyo sitabakari de monbusho no tesuto mo ukete mitai desu.. Nihongo nouryoku shiken o uketara nannodaigaku ni hairerundesuka?